RSS

MENGGAMBAR BANGUN RUANG

12 Apr

Misalan kita diminta untuk menggambarkan sebuah kubus/bangun ruang dengan ukuran tertentu, mungkin setiap orang akan menggambarkan bentuk yang berbeda-beda. Misalnya :

Dari gambar di atas, manakah yang paling benar?

Jika tidak ada ketentuan khusus, maka semua benar. Namun jika ada ketentuan khusus, maka hanya kubus/bangun ruang tertentu  yang bisa dipilih.

Menggambar bangun ruang, ada beberapa hal yang perlu diketahui.

1. Bidang Gambar

Bidang gambar adalah suatu bidang sebagai tempat untuk menggambar atau melukis bangun ruang. Pada Gb. 2 bidang α merupakan bidang  gambar.

2. Bidang Frontal

Bidang frontal adalah bidang gambar atau bidang lain yang sejajar dengan bidang gambar. Unsur-unsur yang terdapat pada bangun ruang, jika sejajar dengan bidang frontal, digambarkan sesuai bentuk dan ukuran yang sebenarnya. Misal pada GB. 2 bidang ABFE merupakan bidang frontal.

3. Bidang Ortogonal

Bidang ortogonal merupakan bidang yang tegak lurus dengan bidang gambar. Bidang ortogonal digambarkan tidak sesuai dengan ukuran dan bentuk yang sebenarnya.  Pada GB. 2 bidang ortogonal diwakili oleh bidang BCGF

4. Garis frontal

Garis frontal adalah garis-garis yang terletak pada bidang frontal. Pada Gb. 2 contoh garis frontal yaitu AB, AE, CG.

5. Garis Ortogonal

Garis ortogonal adalah garis-garis yang tegak lurus terhadap garis frontal. Panjang garis frontal tidak sama dengan panjang sebenarnya.  Panjang garis ortogonal ditentukan dengan mengginakan perbandingan ortogonalnya. Garis ortogonal misalnya AD, BC, FG dan EH.

6. Sudut Surut

Sudut surut adalah sudut dalam gambar yang besarnya ditentukan oleh garis frontal horisontal ke kanan dengan garis ortogonal ke belakang. Sudut surut menunjukkan kemiringan garisortogonal terhadap garis frontal. Sudut surut bisa disebut sudut miring atau sudut menyisi. Sebagai contoh sudut BAD  dan  sudut ABC  pada Gb. 2 yang sebenarnya merupakan sudut  yang besarnya 90o, tetapi dalam gambar dilukiskan sebagai sudut lancip atau sudut tumpul.

7. Perbandingan Ortogonal

Perbandingan ortogonal merupakan perbandingan antara panjang garis ortogonal yang dilukiskan dengan panjang garis ortogonal yang sebenarnya.

Perbandingan ortogonal ditentukan dengan

Sebagai contoh jika panjang BC 3 cm sedangkan panjang BC  sebenarnya 5 cm, maka perbandingan ortogonalnya =

Contoh :

Lukislah kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk 3 cm, sudut surut 45o dan perbandingan ortogonalnya 2/3 .

Langkah 1

Gambar bidang ABFE berupa persegi dengan panjang AB = a cm, AE = a cm

Langkah 2

Gambar garis AC yang membentuk sudut 45o dengan garis horisontal AB sepanjang.

Langkah 3

Buat garis BC  sejajar AC, CD sejajar AB,  CG dan DH sejajar BF(vertikal)

Langkah 4

Hubungkan titik E ke H, H ke G dan F ke G. sehingga diperoleh ganbar kubus ABCD.EFGH yang diminta.

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 12 April 2011 in geometri ruang

 

4 responses to “MENGGAMBAR BANGUN RUANG

  1. Sapto kurniawan

    5 Desember 2012 at 06:16

    Terimakasih atas informasinya

     
  2. natasya sitindaon

    4 Maret 2014 at 10:10

    Terimakasih atas informasinya. Lengkap, mudah dimengerti serta dibubuhi gambar. Sekali lagi terimakasih atas postingannya

     
  3. Ferdi Setiawan

    27 April 2014 at 20:34

    Mohon maaf, garis frontal itu garis yang terdapat pada bidang frontal ya? Kalau CG? Gb. 2
    Mohon di cek ulang🙂 Terima kasih

     
  4. Umdah Fadhilah

    25 Mei 2014 at 09:25

    Terimakasih postingannya, sangat membantu🙂

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: